Umroh sebagai ibadah yang dilaksanakan dengan serangkaian tata cara dan harus dilakukan secara beruntun ini wajar jika penting adanya pendampingan dalam melaksanakan ibadah tersebut. Biasanya keberadan pendamping ini merupakan kebijakan dari setiap kloter atau kelompok ibadah, seperti yang di tentukan oleh keberadaan agen jasa yang menangani perjalanan ibadah tersebut sejak awal. Ini juga merupakan kebijakan penyelenggara proses ibadah yang menghendaki koordinasi yang lebih mudah pada setiap kelompok tersebut. Berfungsi seperti keberadaan tour guide yang akan memandu dan juga memberikan pelayanan untuk ibadah serta mendampingi dengan baik selama ibadah berlangsung.

Pendampingan yang diberikan kepada jamaah ini merupakan upaya koordinasi yang biasanya menjadi semacam pimpinan kelompok ibadah. Ini mencakup membimbing para jemaah yang melakukan ibadahumroh. Membimbing  ini tentu juga terdapat berbagai ketentuan yang berlaku didalamnya atau berupa syarat yang menyertai keberadaan dari pendamping tersebut. Dengan pendamping ini sebenarnya difungsikan untuk mendampingi kloter ibadah agarlebih mudah dikondisikan ketika menjalani setiap rangkaiannya. Pembimbing ini semestinya adalah yang memiliki pengetahuan yang lebih agar dapat membimbing jemaah dengan baik. Dalam hal ini lebih dikenal dengan keberadaan seorang muthawif.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s